Thursday, October 27, 2016

THE AGE

http://m.news.viva.co.id/cangkang/ramadan2014/read/209454-the-age-akan-digugat-pengacara-rakyat

 The Age Akan Digugat, Ganti Rugi Rp9 Triliun

Tak tanggung-tanggung, tuntutannya US$1 miliar, setara Rp9 triliun.

Nur Farida Ahniar, Dedy Priatmojo | Selasa, 15 Maret 2011, 02:39 WIB


VIVAnews- Serikat Pengacara Rakyat akan menggugat dua media Australia yaitu The Age dan Sydney Morning Herald karena membuat berita miring terhadap Presiden dan sejumlah nama lainnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tak tanggung-tanggung, mereka menuntut US$1 miliar, setara Rp9 triliun.

Koordinator Serikat Pengacara Rakyat Habiburokhman kepada VIVAnews, Senin, mengatakan pihaknya akan melakukan class action mewakili rakyat Indonesia Selasa ini.

Menurutnya pemberitaan The Age dan The Sydney Morning Herald tidak seimbang atau cover both side. Disamping itu, pihaknya juga akan meminta pertanggung jawaban Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia terkait kawat diplomatik yang bocor di laman Wikileaks.

"Terlepas benar atau tidaknya data tersebut mereka harus membuktikannya di pengadilan, kita uji secara hukum," katanya.

Meski kedua media tersebut berada diluar wilayah yuridis Indonesia, namun dirinya optimis bisa menggugatnya. Pasalnya delik perkaranya berada di Indonesia. Selain akan menggugat, mereka juga akan menuntut balik dengan ganti rugi senilai US$1 miliar. 

"Kita tak terima selalu jadi bulan-bulanan Australia dan Amerika, kita tuntut mereka US$1 miliar," ujarnya.

The Age dan SMH memuat tulisan terkait penyalahgunaan kekuasaan oleh Presiden SBY dan Ibu Negara pada Jumat 11 Maret 2011 lalu. (umi)

© VIVA.co.id

Friday, September 30, 2016

KASUS november 2008


Selasa, 18 November 2008 10:53 WIB
Kompas Tekno 
Selasa, 18 November 2008 | 10:53 WIB

Kasus Isu Likuiditas, Bahana Cuci Tangan

- Kompas Tekno 
Selasa, 18 November 2008 | 10:53 WIB
JAKARTA, SELASA — Malang benar nasib Erick J Ardiansjah, Institutional Sales Trader PT Bahana Securities. Ia harus mempertanggungjawabkan sendiri aksi penyebaran spekulasi pasar tentang bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditas di Indonesia.
Direktur Utama Bahana Securities Heri Sunaryadi mengecam sang bawahan yang saat ini ditahan di Markas Besar Kepolisian RI. "Erick tak bisa membedakan antara rumor dan market news," ungkap Heri, kemarin.
Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil juga ikut-ikutan berang atas tindakan Erick. "Biarkan hukum yang memproses tersangka," tandas Sofyan. Tak lupa Sofyan meminta manajemen Bahana menjatuhkan sanksi tegas kepada Erick yang memberikan rekomendasi ke klien Bahana, padahal Erick tak berprofesi sebagai analis.
Heri menyatakan, tindakan Erick menyampaikan informasi yang tidak berdasarkan data dan fakta merupakan pelanggaran peraturan perusahaan. Saat ini Bahana telah memberlakukan skorsing tanpa batas waktu kepada Erick hingga proses hukum yang dia hadapi selesai.
Erick terjerat masalah karena menyebarkan surat elektronik (e-mail) ke lebih dari 20 nasabah Bahana yang merupakan kliennya, Kamis (13/11) sore. E-mailErick menyatakan bahwa di pasar beredar spekulasi tentang lima bank swasta yang mengalami kesulitan likuiditas. Kelima bank itu adalah Bank Panin, Bank Bukopin, Bank Artha Graha, Bank CIC (Century), dan Bank Victoria.
Karena pasar lokal tengah terpana mendengar kabar kegagalan Bank Century melakukan kliring, Rabu pekan lalu, e-mail Erick sontak menghebohkan. Pengelola Bahana Sekuritas merasa harus meralat informasi Erick pada Jumat pagi.
Menurut penuturan kuasa hukum Erick, Agustinus Hutajulu, kliennya mendapat gosip mengenai bank yang sedang mengalami kesulitan likuiditas tersebut dari beberapa teman-temannya. "Namun, ketika kami tanya siapa teman yang dia maksudkan, dia masih mencoba mengingat info tersebut pertama kali dari siapa," kata Agustinus yang juga Konsultan Hukum Bahana Securities itu.

Heri juga menyatakan, pihaknya sudah melakukan penghitungan dan hasilnya menunjukkan tidak ada kerugian nasabah dari kejadian tersebut.

Saturday, September 17, 2016

E-voucherss

source : http://www.google.com/patents/US20140236694


Nomor publikasi               US20140236694 A1
Jenis publikasi   Penerapan
Nomor aplikasi  US 14/346,018
Nomor PCT         PCT/MY2012/000234
Tanggal publikasi              21 Ags 2014
Tanggal pengajuan          16 Ags 2012
Tanggal prioritas               20 Sep 2011
Juga dipublikasikan sebagai         WO2013043038A1
Penemu               Seng Chuan Tan, Meng Lye Sit
Pemegang Hak Pertama yang Ditunjuk  Seng Chuan Tan, Meng Lye Sit
Ekspor Kutipan  BiBTeX, EndNote, RefMan
Klasifikasi (4), Peristiwa Hukum (1)
Tautan Eksternal: USPTO, Pemindahan Hak USPTO, Espacenet

System and a method for purchasing electronic vouchers
US 20140236694 A1
ABSTRAK
A system for purchasing electronic vouchers is disclosed. The system comprises a plurality of kiosk terminals (100) for receiving payment made by the users of the system, a group of servers (140-142) for coordinating a purchase transaction and an e-voucher entity (180) for managing and supervising at least one voucher inventory (181,182,183). The kiosk terminals (100) are connected to the group of servers (140-142) in which the group of servers (140-142) establishes a connection with the e-voucher entity (180). The users of the system use the kiosk terminals (100) to purchase the electronic voucher selectable from the voucher inventory (181,182,183) from the e-voucher entity (180) which then sends the electronic voucher as purchased by the users to the users' mobile devices (110) in the form of a text message or a picture message or both.

DESKRIPSI
FIELD OF INVENTION
[0001]

The present invention relates to electronic vouchers. More particularly, the present invention relates to a system and a method for purchasing electronic vouchers, storable in and receivable by a mobile device via a kiosk terminal.

BACKGROUND OF THE INVENTION
[0002]


Vouchers are documents which are worth a certain monetary value and may be spent for goods or services preferably from a store, merchant or retailer. Examples of vouchers include travel vouchers, food vouchers, service vouchers et cetera. Vouchers are usually purchased beforehand from the store, merchant or retailer such that they may only be used at the place of purchase. Coupons are documents or tickets which may be exchanged for a financial discount or rebate when purchasing goods or services. Coupons are usually issued by the store, merchant or retailer as part of sales promotion. Both the vouchers and coupons are usually distributed in a limited manner and may be printed with a barcode or Quick Response (QR) code which is scan-able by a barcode or QR code reader to entitle the possessor of the vouchers or coupons the monetary value or a discount. Nevertheless, due to the nature of physical vouchers and coupons which are typically manufactured from materials such as paper, they may be susceptible to damage by water or other elements. Additionally, vouchers and coupons which are not kept properly usually get lost or misplaced easily. Physical vouchers also require for the buyer and the seller to be present at the same place in the exchange.

Wednesday, September 14, 2016

karena facebook

https://www.sidaknews.com/akibat-buat-status-di-facebook-ende-terancam-pasal-berlapis/
Akibat buat Status di Facebook, Ende terancam Pasal Berlapis
Oleh : SidakNews.com 11 Februari 2014 in Berita Foto, Jabar Komentar
Purwakarta, Sidaknews.com – Jika anda memiliki akun Facebook, waspada dengan status anda jangan sampai ada bahasa yang tidak lazim atau bahasa yang membahayakan orang lain, dan  apalagi tulisan yang tak tentu arah dapat mengakibatkan anda dituntut karena dianggap Pencemaran nama baik dan bisa berakibat kepada perbuatan tidak menyenangkan.

Ende Mulyana Aliyudin (28) Warga Kampung Sukamaju Desa Pasawahan akibat status di Facebooknya dia diancam pasal berlapis, pasalnya Ende dituding telah melecehkan kehormatan kepala daerah yakni Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, akhirnya karena status Ende tersebut Bupati melaporkan Ke Polda Jabar sekitar tahun 2012 dan akhirnya Ende mengikuti sidang Perdana di Pengadilan Negeri Purwakarta Selasa (11/2)

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi pada kasus pencemaran nama baik Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melalui jejaring sosial dengan terdakwa Ende Mulyana Aliyudin dalam perkara nomor 16/Pid.B/2014/PN.PWK dengan menghadirkan saksi-saksi bahkan Bupati pun hadir untuk diminta kesaksiannya.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ketika ditemui seusai memberikan kesaksiannya mengatakan “Harusnya Jejaring Sosial seperti FB itu digunakan secara positif bukan digunakan untuk menyerang kehormatan pribadi orang, baiknya dimanfaatkan untuk meningkatkan pembangunan dan menunjang kesejahteraan masyarakat, serta tidak sembarangan penggunaannya oleh masyarakat” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya sebagai saksi pelapor dalam kasus tersebut.

Kasus ini berawal, saat terdakwa Ende Mulyana Aliyudin pada 19 November 2012 lalu bertempat di PT. PGAS Solution Karawang, telah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan mentrasmisikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik Dedi Mulyadi selaku Bupati Purwakarta.

Akibat perbuatan terdakwa Ende, saksi pelapor Dedi Mulyadi merasa dirugikan. Dan atas Perbuatan Ende tersebut terancam pidana Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (1) UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kemudian, selain pasal diatas, perbuatan terdakwa juga diancam pidana Pasal 310 Ayat (2) KUHP,” kata Jaksa Penuntut Umum Kejari Purwakarta Eka Darmawan Nugraha SH
Ende yang telah membuat tulisan-tulisan 

Monday, August 29, 2016

TWILIO



Cara Membuat Nomor Hp Palsu Dari Luar Negeri Gratis Secara Online

Berikut adalah Tips Tentang Cara Membuat Nomor Hp Palsu Dari Luar Negeri Gratis Secara Online ok dan pada artikel dan serta postingan sebelumnya admin Cara Apa Saja juga sudah berbagi tips tentang Dunia Anonymox ok dan pada kesempatan kali ini admin akan share gimana sih cara buat nomer telpon dari luar negeri.

Mungkin anda sebelumnya tidak kepikiran apa mungkin kita bisa menggunakan nomer telpon orang lain yang ada diluar negeri dan bisa kita gunakan untuk menerima sms panggilan atau sekedar untuk usilin orang , dan seiring dengan perkembangan teknologi terbaru di tahun 2016 semua itu sangatlah mungkin sekali, apakah anda ingin punya nomer telpon dari luar negeri itu sangat mungkin dan atau sekedar anda ingin Cara Melacak Keberadaan Seseorang Dengan No HP silahkan bisa dibaca disana untuk tutorialnya, dan silahkan simak cara buatnya.

KELEBIHAN DARI PROGRAM TWILIO:

1. Anda Bisa mengirim sms dan menerima sms kapan saja semau anda yang terpenting anda punya koneksi internet.

2. Anda bisa Menelpon dan menerima telepon kapan saja yang terpenting anda punya koneksi internet dan pastikian jika ingin digunakan untuk menelpon pastikan mikrofon di Komputer/Notebook/Laptop anda sudah terpasang.

3. Anda bisa mengedit informasi di menu utama akun mulai dari Menambahkan Avatar Memasukan Facbeook Kamu, dan Bookmark yang lainnya, pokonya banyak dech.

4. Anda bisa menambahkan nomer kontak teman teman kamu, pacar kamu sebanyak banyaknya di akun twilio anda, seperti halnya anda menyimpan nomer kontak di hp kamu saja.

5. Anda bisa melakukan tracking sms atau panggilan telpon, dengan artian anda bisa menelpon secara gratis dari nomer anda atau hp anda dengan acuan bahwa nomer yang akan anda panggil telah diinputkan di akun twilio kamu karena sifatnya tracking jadi yang menerima panggilan telpon kamu adalah bukan berasal dari nomer hp asli kamu melainkan dari nomer telpon di akun twilio kamu.

6. Anda bisa menginstal aplikasi twilio di komputer kesayangan kamu secara offline hanya saja untuk pengembangan ke hp hp android berbasis apk file saat artikel ini diturunkan memang belum anda tetapi katanya masih dalam tahap pengembangan.

7. Untuk kelebihan lainnya dan fiture lainnya silahkan anda bisa daftar sekarang juga dan pastikan anda mengerti sedikit dari bahasa bahasa inggris biar tidak terlalu puyeng baca baca istilahnya atau anda bisa gunakan google translate saja.



Sunday, August 28, 2016

RUMORS AND TV REPORTER

source: http://seekingalpha.com/instablog/2918951-g-hudson/1026551-how-the-big-players-manipulate-the-stock-market

How The Big Players Manipulate The Stock Market 

I have always wondered if the big stock traders were able to manipulate the stock market and how they did it. Now I am confident that I know the answer to both of these questions, and you will too, after you read this article, and view the information in the links provided. I describe and illustrate the process they use to manipulate stocks in easy to understand terms. First, so you don't think I am totally out of my mind making these allegations, here is a link for you to view a YouTube video of CNBC's Jim Cramer titled, "Market Manipulation is a fact" and a link to Jim Cramer's Wikepedia where you can find the following excerpt-

"In March 2007, a December 2006 interview from TheStreet.com's "Wall Street Confidential" webcast stirred controversy after it appeared on YouTube.com. In the video, Cramer described activities used by hedge fund managers to manipulate stock prices - some of debatable legality and others illegal. He described how he could push stocks higher or lower with as little as $5 million in capital when he was running his hedge fund. Cramer said, "A lot of times when I was short at my hedge fund...When I was positioned short-meaning I needed it down-I would create a level of activity beforehand that could drive the futures." He also encouraged hedge funds to engage in this type of activity because it is "a very quick way to make money"."

"Cramer stated that everything he did was legal, but that illegal activity is common in the hedge fund industry as well. He also stated that some hedge fund managers spread false rumors to drive a stock down: "What's important when you are in that hedge-fund mode is to not do anything remotely truthful because the truth is so against your view, that it's important to create a new truth, to develop a fiction." Cramer described a variety of tactics that hedge fund managers use to affect a stock's price. Cramer said that one strategy to keep a stock price down is to spread false rumors to reporters he described as "the Pisanis of the world". The comment was a reference to CNBC correspondent Bob Pisani, who reports from the trading floor of the New York Stock Exchange. "You have to use these guys," said Cramer. He also discussed giving information to "the bozo reporter from The Wall Street Journal" to get an article published. Cramer said this practice, although illegal, is easy to do "because the SEC doesn't understand it." During the interview Cramer referred to himself as a "banking class hero.""

JOHN FORBES NASH

source: https://id.wikipedia.org/wiki/John_Forbes_Nash,_Jr.

John Forbes Nash, Jr. (lahir 13 Juni 1928 – meninggal 23 Mei 2015 pada umur 86 tahun) adalah matematikawanAmerika Serikat yang karya-karyanya di bidang teori permainan, geometri diferensial, dan persamaan diferensial parsial telah membuka jalan bagi ilmuwan untuk mempelajari faktor-faktor yang mengatur kemungkinan dan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.

Teori-teorinya digunakan dalam bidang ekonomi, komputer, biologi evolusioner, kecerdasan buatan, akuntansi, politik, dan teori militer. Menjelang akhir hayatnya, ia menjabat sebagai Matematikawan Peneliti Senior di Universitas Princeton. Ia juga dianugerahi Hadiah Nobel Ekonomi bersama pakar teori permainan Reinhard Selten dan John Harsanyi pada tahun 1994. Tahun 2015, ia dianugerahi Hadiah Abel (bersama Louis Nirenberg) atas penelitiannya mengenai persamaan diferensial parsial nonlinier.

Kisah hidup Nash diangkat dalam buku biografi A Beautiful Mind karya Sylvia Nasar dan film yang diangkat dari bukutersebut. Film ini mengupas kegeniusan Nash di bidang matematika dan skizofrenia yang dideritanya.

Pendidikan
Pemenang beasiswa Westinghouse, ia menempuh Institut Teknologi Carnegie, di mana ia menerima gelar sarjana dangelar master pada 1948. Dari Pittsburgh ia ke Universitas Princeton di mana ia berkarya dalam teori kesetimbangannya. ia menerima gelar Ph.D. pada 1950 dengan disertasi permainan non-kooperasi. Tesis ini, yang ditulis di bawah pengawasan Albert W. Tucker, memuat definisi dan sifat dari apa yang kemudian disebutkesetimbangannya Nash. Studinya pada subjek ini menimbulkan 3 artikel:

"Equilibrium Points in N-person Games", diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences (AS) (1950); dan
"Two-person Cooperative Games" (Januari 1953), juga dalam Econometrica.
John Nash juga mengerjakan karya penting dalam wilayah manipol (struktur ruang yang kompleks):
"Real algebraic manifolds", (1952) Ann. Math. 56 (1952), 405–421 (Lihat pula Proc. Internat. Congr. Math., 1950, (AMS, 1952), pp. 516–517).
Ini menimbulkan Nash embedding theorem: "2 manipol aljabar yang sesungguhnya ekuivalen jika dan hanya jikamereka homeomorfis." [1]

Ia terkenal dalam budaya umum sebagai tokoh dalam film Hollywood, A Beautiful Mind, tentang kegeniusan matematisnya dan perjuangannya melawan penyakit mental.
Pranala luar[sunting | sunting sumber]


(Inggris) Biografi Nash
(Inggris) Otobiografi di situs Penghargaan Nobel
(Inggris) Situs Nash di Princeton
(Inggris) Informasi John Forbes Nash Jr
(Inggris) FAQ tentang Nash dari Princeton's Mudd Library, termasuk salinan disertasinya dalam format PDF
(Inggris) Beautiful mind, unconventional matter, wawancara Daily Princetonian 2001
(Inggris) Dokumen PBS
(Inggris) John Nash bicara tentang biseksualitas